Trending

#Bulan

Latest posts tagged with #Bulan on Bluesky

Latest Top
Trending

Posts tagged #Bulan

Preview
Fenomena Langit Bulan Februari 2026 Februari menghadirkan planet yang bergantian hadir kala senja sampai saat fajar. Dan jangan lewatkan papasan Bulan dengan planet dan bintang.

Februari menghadirkan planet yang bergantian hadir kala senja sampai saat fajar. Dan jangan lewatkan papasan Bulan dengan planet dan bintang. #astronomi #fenomenalangit #Bulan #astrofotografi #planet #observasi

0 0 0 0
Preview
Chainlink (LINK) Berpotensi Masuk ETF Altcoin Berikutnya? Harga LINK Siap Rebound Setelah Tekanan Bulanan #Tradingan - #Chainlink (LINK) #mengalami #tekanan #jual #signifikan #dalam #satu #bulan #terakhir. #Harga LINK #sempat #menyentuh level US$11,5, mengikuti tren penurunan yang melanda mayoritas altcoin besar. Meski demikian, perubahan sentimen pasar terhadap LINK berlangsung cepat, terutama setelah momentum baru muncul dari peluncuran ETF XRP dan ETF Dogecoin yang mencuri perhatian industri kripto global minggu ini. Situasi ini membuat banyak analis mulai menyoroti kemungkinan bahwa Chainlink akan menjadi kandidat kuat berikutnya yang berpotensi mendapatkan ETF altcoin spot. Jika skenario tersebut terwujud, hal ini dinilai mampu mengubah arah pergerakan harga LINK secara drastis.

Chainlink (LINK) Berpotensi Masuk ETF Altcoin Berikutnya? Harga LINK Siap Rebound Setelah Tekanan Bulanan

#Tradingan - #Chainlink (LINK) #mengalami #tekanan #jual #signifikan #dalam #satu #bulan #terakhir. #Harga LINK #sempat #menyentuh level US$11,5, mengikuti tren penurunan yang melanda…

0 0 0 0
Preview
Nasdaq Anjlok 4.3% di November, Tertekan Aksi Jual Saham AI #Tradingan - #Jakarta - #Bulan #November #menjadi #periode yang #kelam #bagi #pasar teknologi. Indeks Nasdaq Composite tercatat mengalami penurunan paling tajam dalam 8 bulan terakhir, tertekan oleh aksi jual besar-besaran pada saham-saham unggulan di sektor kecerdasan buatan (AI). Dalam performanya sepanjang November, Nasdaq telah anjlok 4.3%. Angka ini jauh lebih buruk dibandingkan dengan Indeks S&P 500 yang "hanya" turun hampir 2%. Ini adalah pertama kalinya dalam tiga bulan Nasdaq tertinggal di belakang S&P 500, menandakan pergeseran sentimen yang signifikan di kalangan investor. Baca juga: …

Nasdaq Anjlok 4.3% di November, Tertekan Aksi Jual Saham AI

#Tradingan - #Jakarta - #Bulan #November #menjadi #periode yang #kelam #bagi #pasar teknologi. Indeks Nasdaq Composite tercatat mengalami penurunan paling tajam dalam 8 bulan terakhir, tertekan oleh aksi jual besar-besaran pada…

0 0 0 0
Post image

Seeking an answer only I can find, under the black moon.

#seeker #truth #inquiry #moon #glowing #introspection #AIart #月 #探求 #真実 #lua #verdade #mond #wahrheit #luna #lune #ay #луна #bulan #चांद #달 #DigitalArt

28 3 1 0
Preview
Fenomena Supermoon, Ini Penjelasan BRIN saat Mengudara di Radio ANDIKA KUBUS.ID – Fenomena Supermoon kembali menghiasi langit malam ini, Rabu (5 November 2025). Menurut Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, M.Sc, Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), supermoon kali ini merupakan yang terbesar sepanjang tahun 2025, dengan jarak hanya 357.000 kilometer dari Bumi. “Supermoon adalah kondisi ketika Bulan tampak lebih besar […]
0 0 0 0
Video

Earth Guardians #fy #foryou #fyp #foryoupage #meme #memes #memeaddict #astronomi #jupiter #bulan #bumi #sains #pengetahuan

0 0 0 0
Preview
Viral Nikita Mirzani Rutin Gelar Jumat Berkah di Rutan: Kita Gak Tahu Mati Kapan #Terviral - #Nikita Mirzani #membagikan #rutinitas #selama #delapan #bulan #ditahan #di #Rumah Tahanan (Rutan) #Pondok #Bambu karena kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dia mengaku rutin berbagi makanan kepada tahanan lain lewat momen Jumat Berkah.  Bukan tanpa alasan, rutinitas itu dilakukan sebagai bahan refleksi diri. Dia juga menyinggung soal kematian yang bisa datang kapan saja. Baca : …

Viral Nikita Mirzani Rutin Gelar Jumat Berkah di Rutan: Kita Gak Tahu Mati Kapan

#Terviral - #Nikita Mirzani #membagikan #rutinitas #selama #delapan #bulan #ditahan #di #Rumah Tahanan (Rutan) #Pondok #Bambu karena kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dia mengaku rutin…

0 0 0 0
Preview
Kebangkitan Stellar (XLM): Dari Flash Crash 60% ke Optimisme Baru Berfondasi Kuat Tradingan - #Bulan #Oktober #membawa #gejolak #dramatis #bagi #aset #kripto #Stellar (XLM), yang mengalami "flash crash" hingga 60%. Namun, di balik kepanikan sesaat itu, justru muncul optimisme baru yang jauh lebih kuat dari para trader dan institusi keuangan. Keyakinan ini tidak datang dari ruang hampa, melainkan didukung oleh perkembangan fundamental yang solid, termasuk peluncuran produk investasi regulated yang inovatif dan kolaborasi strategis dengan raksasa perbankan global. Baca juga: Pemulihan Bitcoin di Ujung Tanduk: Analisis Mendalam Jalur Menuju $117.605 atau Koreksi ke Bawah $100.000 Artikel ini akan mengupas tuntas mengapa…

Kebangkitan Stellar (XLM): Dari Flash Crash 60% ke Optimisme Baru Berfondasi Kuat

Tradingan - #Bulan #Oktober #membawa #gejolak #dramatis #bagi #aset #kripto #Stellar (XLM), yang mengalami "flash crash" hingga 60%. Namun, di balik kepanikan sesaat itu, justru muncul optimisme baru yang jauh lebih…

0 0 0 0
Preview
Viral Pratama Arhan dan Azizah Salsha Sudah 6 Bulan Pisah Rumah Sebelum Resmi Cerai #Terviral - #Pratama Arhan dan #Azizah Salsha rupanya #sudah #pisah #rumah #selama lebih dari #enam #bulan #sebelum #keduanya #resmi #bercerai sejak 29 September 2025.  Hal ini dikonfirmasi oleh kuasa hukum Pratama Arhan, Singgih Tomi Gumilang, yang diberi kuasa mengucapkan talak sang pesepak bola. Adapun alasan keduanya pisah rumah, kata Singgih, lantaran Arhan menjalani kontrak dengan Bangkok United. Baca : …

Viral Pratama Arhan dan Azizah Salsha Sudah 6 Bulan Pisah Rumah Sebelum Resmi Cerai

#Terviral - #Pratama Arhan dan #Azizah Salsha rupanya #sudah #pisah #rumah #selama lebih dari #enam #bulan #sebelum #keduanya #resmi #bercerai sejak 29 September 2025.  Hal ini dikonfirmasi oleh kuasa hukum Pratama…

0 0 0 0
Preview
Dari Voyager ke Webb: Bulan Kecil Yang Tersembunyi di Uranus Ketajaman mata Teleskop Antariksa James Webb dalam cahaya inframerah berhasil menemukan bulan atau satelit baru di planet Uranus. 

Bulan Baru di Uranus, 29... dan terus bertambah!

Ketajaman mata Teleskop Antariksa James Webb dalam cahaya inframerah berhasil menemukan bulan atau satelit baru di planet Uranus. 

#astronomi #uranus #planet #bulan #satelit #Webbtelescope #JWST #Voyager2 #beritaterkini #spacenews

0 0 0 0
Original post on ipa.pelajaran.co.id

Fase Fase Bulan dan Pengertiannya Lengkap dengan Penjelasan dan Gambarnya Sering kita melihat bulan terlihat berubah bentuk, bahkan ada yang tidak terlihat sama sekali. Perubahan yang terjadi pada ...

#Astronomi #5 #fase #bulan #fase #bulan #2020 #fase […]

[Original post on ipa.pelajaran.co.id]

0 0 0 0
Preview
Saturnus, Raja Satelit Tetangga (Jauh) Kita Saturnus resmi menjadi planet dengan bulan terbanyak di Tata Surya setelah para astronom menemukan 128 satelit baru di planet ini.

128 bulan baru ditemukan!
Kecil, tak beraturan, dan penuh cerita tabrakan kosmik.

Simak obrolan kami di Astro Wicara bersama astronom dari Space Telescope Science Institute!

#Astronomi #LangitSelatan #Saturnus #AstroWicara #ExplorasiAngkasa #bulan #satelit

0 0 0 0
Preview
Fase Fase Bulan dan Pengertiannya Lengkap dengan Penjelasan dan Gambarnya Sering kita melihat bulan terlihat berubah bentuk, bahkan ada yang tidak terlihat sama sekali. Perubahan yang terjadi pada bulan tersebut akibat adanya fase bulan. Fase bulan terjadi akibat adanya revolusi bulan. Revolusi bulan adalah pergerakkan terhadap bumi yang berada pada orbit berbentuk lingkaran yang mengitari bumi. Biasanya revolusi bulan menghabiskan rata-rata 27 hari dimana bulan bergerak sekitar 13 derajat perharinya. Revolusi bulan tersebut merupakan penyebab terjadinya fase bulan. Lalu apa itu fase bulan? untuk mengetahui lebih lengkap tentang fase bulan, berikut ini kita akan membahas tentang pengertian fase bulan dan jenis fase fase bulan dengan penjelasannya. **Baca Juga :Pengertian dan Struktur Bulan** **Contents** hide 1 Pengertian Fase Bulan 2 Fase Fase Bulan 2.1 Fase bulan baru (New Moon) 2.2 Fase bulan sabit awal (Waxing Cresent) 2.3 Fase kuartal pertama (first quarter) 2.4 Fase waxing gibbous 2.5 Fase bulan purnama (full moon) 2.6 Fase wanning gibbous 2.7 Fase kuartal ketiga (third quarter) 2.8 Fase bulan sabit tua (wanning crescent) ## **Pengertian Fase Bulan** Fase bulan adalah sebuah fase perubahan bentuk bulan yang sering berubah-ubah jika dilihat dari bumi. Perubahan fase bulan tergantung dari posisi bulan terhadap matahari jika dilihat dari bumi. Bulan merupakan satelit alami bumi yang tidak memiliki cahaya sendiri. Cahaya yang terlihat pada bulan ketika malam hari merupakan akibat permukaan bulan memantulkan sinar matahari. Karena hal inilah, kita sering melihat bulan berubah-ubah bentuk. Perubahan tersebut akibat cahaya matahari dan bayangan yang dihasilkan oleh posisi matahari, bumi dan bulan yang menyebabkan sebagaian permukaan bulan terlihat gelap. Fase bulan terdiri dari 8 fase utama, yaitu fase bulan baru atau new moon, fase bulan sabit awal atau waxing crescent, fase kuartal pertama atau pertama quarter, fase waxing gibbous, fase bulan purnama atau full moon, fase wanning gibbous, dan fase kuartal ketiga atau third quarter hingga fase bulan sabit tua atau wanning crescent dan akan kembali ke fase bulan baru. Lebih lengkapnya dibawah ini penjelasan fase fase bulan. **Baca Juga :Pengertian Bintang dan Penjelasannya** ## **Fase Fase Bulan** Sebelum membahas tentang fase fase bulan, sebaiknya kita bahas terlebih dahulu tentang istilah dalam fase bulan, yaitu**Wanning dan Waxing.** * **Wanning** merupakan istilah yang digunakan untuk menandakan permukaan bulan semakin kecil. Hal ini karena bulan sedang bergerak ke arah barat menuju matahari sehingga permukaan bulan terlihat semakin berkurang. * **Waxing** merupakan istilah yang menandakan permukaan bulan terlihat semakin besar akibat bulan tengah bergerak menjauhi matahari. **Berikut ini fase fase bulan dan penjelasannya:** ### **Fase bulan baru (New Moon)** Fase bulan baru (New Moon) adalah fase bulan berkonjungsi dengan bumi dan matahari. Konjungsi merupakan posisi bulan searah dengan matahari. Di fase bulan baru, bulan tidak terkena cahaya matahari sama sekali dan terlihat hilang. Hal ini karena posisi bulan terletak searah dengan matahari sehingga permukaan bulan yang menghadap bumi tidak terkena cahaya matahari sama sekali. Pada fase bulan baru juga memungkinkan terjadinya gerhana matahari. **Baca Juga :** **Pengertian dan Cabang Ilmu Astronomi** ### **Fase bulan sabit awal (Waxing Cresent)** Fase bulan sabit awal (Waxing Cresent) merupakan fase bulan bergerak meninggalkan titik atau posisi konjungsinya dengan matahari. Pada fase ini, bagian bulan yang terkena cahaya matahari hanya kurang dari setengahnya sehingga fase bulan ini terlihat menyerupai bentuk seperti sabit. ### **Fase kuartal pertama (first quarter)** Fase kuartal pertama (first quarter) merupakan fase bulan ketika posisi bulan, bumi dan matahari membentuk sudut 90 derajat. Pada fase ini, posisi permukaan bulan yang memantulkan cahaya matahari adalah setengah dari seluruh permukaan bulan yang menghadap bumi. Pada fase bulan kuartal pertama, bulan berbentuk setengah lingkaran. **Baca Juga :** **Sistem Tata Suya, Planet dan Benda Langit** ### **Fase waxing gibbous** Fase waxing gibbous merupakan fase ketika permukaan bulan terlihat 3/4 atau lebih dari permukaan yang menghadap bumi. Di fase ini, bulan terlihat cembung dan hampir bulat sempurna. Hal ini karena posisi bulan mulai meninggalkan posisi 90 derajat yang semula dan kini berada sedikit di belakang bumi. ### **Fase bulan purnama (full moon)** Fase bulan purnama (full moon) adalah fase ketika bulan terlihat bulat sempurna karena seluruh permukaan bulan yang menghadap bumi mendapatkan sinar matahari. Hal ini karena bulan ada di posisi oposisi, yaitu kedudukan bulan berlawanan dengan arah matahari. Di fase ini bulan akan terbit saat matahari terbenam dan terbenam ketika matahari terbit. **Baca Juga :Pengertian dan Macam Macam Rasi Bintang** ### **Fase wanning gibbous** Fase wanning gibbous yaitu fase bulan bergerak ke arah barat meninggalkan posisi oposisi dengan matahari dan akan memasuki fase wanning gibbous. Mirip dengan fase waxing gibbous, bedanya hanya terletak pada kata wanning, yaitu permukaan bulan perlahan-lahan akan semakin mengecil. ### Fase kuartal ketiga (third quarter) Fase wanning gibbous mirip dengan fase kuartal pertama, yaitu bulan, bumi dan matahari berada di posisi 90 derajat. Karena itulah bulan terlihat seperti setengah lingkaran. ### **Fase bulan sabit tua (wanning crescent)** Fase bulan sabit tua (wanning crescent) adalah fase terakhir sebelum bulan kembali pada fase bulan baru atau full moon. Di fase ini, bentuk bulan mirip fase bulan sabit awal atau waxing crescent. Bedanya hanya terletak pada kata Wanning, yaitu permukaan bulan yang disinari cahaya matahari akan semakin berkurang sehingga permukaan bulan terlihat semakin kecil sebelum akhirnya menghilang sepenuhnya dan mencapai fase bulan baru. Demikian artikel mengenai **Pengertian dan Fase Fase Bulan. **Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda mengenai pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.

Fase Fase Bulan dan Pengertiannya Lengkap dengan Penjelasan dan Gambarnya Sering kita melihat bul...

https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/

#Astronomi #5 #fase #bulan #fase #bulan #2020 #fase #bulan #cembung #fase

Result Details

0 0 0 0
Preview
Bulan – Pengertian, Struktur dan Karakteristik Bulan dengan Penjelasan Terlengkap Bulan merupakan benda langit yang terlihat memancarkan cahaya. Meskipun memancarkan cahaya, bulan tidak termasuk bintang. Untuk mengetahui lebih jelas tentang bulan, berikut ini kami akan menjelaskan secara lengkap tentang bulan, meliputi pengertian bulan, struktur bagian bulan dan karakteristik bulan dengan penjelasannya. **Baca Juga :Pengertian dan Macam Macam Rasi Bintang** **Contents** hide 1 Pengertian Bulan 2 Struktur Bagian Bulan 3 Karakteristik Bulan ## **Pengertian Bulan** Secara sederhana, bulan adalah benda langit yang bergerak mengelilingi planet bumi sesuai dengan garis orbit, yang disebut sebagai satelit bumi. Bulan merupakan satu-satunya satelit bumi. Jarak Bumi ke Bulan rata-rata sekitar 383.000 km. Sama seperti Bumi, Bulan juga melakukan pergerakan revolusi terhadap BUmi dan Matahari. Meskipun dapat memancarkan cahaya dan dianggap sebagai bintang, bulan bukanlah termasuk sebagai bintang. Cahaya tersebut merupakan berasal dari Bulan. Bulan hanya meneruskan cahaya dari bintang-bintang dan disebut sebagai bintang semu. **Baca Juga :** **Sistem Tata Suya, Planet dan Benda Langit** ## **Struktur Bagian Bulan** Jika diamati menggunakan mata telanjang, Bulan berbentuk bulat. Bulan terdiri dari beberapa struktur bagian yang dijelaskan berikut ini: **Kerak Bulan (Crust)** Kerak bulan adalah bagian terluar dari bulan yang berfungsi sebagai pelindung bagian dalam bulan. Kerak bulan bersifat anortosit yang terbentuk dari batuan beku fanetik dengan ketebalan rata-rata 50km. **Mantel Bulan** Mantel bulan terletak dibawah kerak bumi yang berfungsi melindungi bagian inti Bulan. Lapisan mantel bulan bermanfaat untuk mencegah Bulan jarang mengalami gempa. Hal ini karena mantel bulan memiliki bentuk padat sehingga mencegah terjadinya arus konveksi. **Inti Bulan** Struktur inti bulan memiliki lebar sekitar 240 Km yang dikelilingi oleh lapisan yang bersifat cair (90 km) dan lapisan lembek (150 km). Bagian inti bulan memiliki komposisi yang belum dipastikan, namun terdapat dugaan jika bagian inti bulan memiliki beberapa unsur seperti nikel, besi metalik dan sulfur. **Baca Juga :** **Pengertian dan Cabang Ilmu Astronomi** ## **Karakteristik Bulan** Bulan memiliki karakteristik yang membedakannya dengan benda langit lainnya. Berikut ini beberapa karakteristik yang dimiliki bulan, antara lain: **Ukuran Bulan** Bulan memiliki diameter berukuran 3.744,2 km dengan massa yang dimiliki Bulan sama dengan 1/8kali dari massa Bumi, yaitu 7,3477 × 1022 kg. **Pergerakan Bulan** Bulan melakukan pergerakkan rotasi dan revolusi terhadap bumi. Bulan melakukan rotasi yang berlangsung selama 27,3 hari dalam satu periode putaran dengan kemiringan 88,5 derajat. Sedangkan revolusi bulan berlangsung dalam waktu yang sama dengan kala rotasinya. **Permukaan Bulan** Bulan memiliki permukaan struktur yang tidak rata yang terdiri dari bukit-bukit dan kawah-kawah. Kawah-kawah tersebut terbentuk akibat adanya hujan meteor. **Tidak Memiliki Atmosfer** Bulan tidak memiliki atmosfer yang menyebabkan permukaan bulan menjadi berkawah akibat hujan meteor. Bulan tidak memiliki amosfer karena bagian dalam bulan terlalu dingin untuk terjadinya aktivitas vulkanik sehingga tidak menghasilkan gas pembentuk atmosfer. **Baca Juga :Pengertian Bintang dan Penjelasannya** Demikian artikel mengenai **Pengertian dan Struktur Bulan. **Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda mengenai pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.

Bulan – Pengertian, Struktur dan Karakteristik Bulan dengan Penjelasan Terlengkap Bulan merupak...

https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bulan/

#Astronomi #bulan #purnama #ciri #ciri #bulan #fase #bulan #kondisi #bulan #manfaat

Result Details

0 0 0 0
Preview
Saturnus Pecah Rekor Bulan Terbanyak! Saturnus pecah rekor bulan di Tata Surya dan melesat meninggalkan Jupiter yang jadi saingannya selama ini!

[Artikel Baru] Saturnus pecah rekor bulan di Tata Surya dan melesat meninggalkan Jupiter yang jadi saingannya selama ini! Simak di #langitselatan #saturnus #bulan #rekorbulan #solasystem #artikelterkini #spacenews

0 0 0 0
Preview
Fase Fase Bulan dan Pengertiannya Lengkap dengan Penjelasan dan Gambarnya <div class="idblog-banner-beforecontent idblog-center-ads"><script async="" src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- medium --> <ins class="adsbygoogle" data-ad-client="ca-pub-8239077929648620" data-ad-slot="5121694599" style="display:inline-block;width:300px;height:250px"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script></div><p style="text-align: justify;">Sering kita melihat bulan terlihat berubah bentuk, bahkan ada yang tidak terlihat sama sekali. Perubahan yang terjadi pada bulan tersebut akibat adanya fase bulan.</p> <p style="text-align: justify;">Fase bulan terjadi akibat adanya revolusi bulan. Revolusi bulan adalah pergerakkan terhadap bumi yang berada pada orbit berbentuk lingkaran yang mengitari bumi. Biasanya revolusi bulan menghabiskan rata-rata 27 hari dimana bulan bergerak sekitar 13 derajat perharinya. Revolusi bulan tersebut merupakan penyebab terjadinya fase bulan.</p> <p style="text-align: justify;">Lalu apa itu fase bulan? untuk mengetahui lebih lengkap tentang fase bulan, berikut ini kita akan membahas tentang pengertian fase bulan dan jenis fase fase bulan dengan penjelasannya.</p> <p><strong>Baca Juga : <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bulan">Pengertian dan Struktur Bulan</a></strong></p><div class="79fff71c85d9799d156904464a2384e0" data-index="4" style="float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;"> <script async="" src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- responsive link --> <ins class="adsbygoogle" data-ad-client="ca-pub-8239077929648620" data-ad-format="link" data-ad-slot="4069001796" style="display:block"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script> </div> <div class="lwptoc lwptoc-autoWidth lwptoc-baseItems lwptoc-light lwptoc-notInherit" data-smooth-scroll="1" data-smooth-scroll-offset="24"><div class="lwptoc_i"> <div class="lwptoc_header"> <b class="lwptoc_title">Contents</b> <span class="lwptoc_toggle"> <a class="lwptoc_toggle_label" data-label="show" href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/">hide</a> </span> </div> <div class="lwptoc_items lwptoc_items-visible"> <div class="lwptoc_itemWrap"><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Pengertian_Fase_Bulan"> <span class="lwptoc_item_number">1</span> <span class="lwptoc_item_label">Pengertian Fase Bulan</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_Fase_Bulan"> <span class="lwptoc_item_number">2</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase Fase Bulan</span> </a> <div class="lwptoc_itemWrap"><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_bulan_baru_New_Moon"> <span class="lwptoc_item_number">2.1</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase bulan baru (New Moon)</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_bulan_sabit_awal_Waxing_Cresent"> <span class="lwptoc_item_number">2.2</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase bulan sabit awal (Waxing Cresent)</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_kuartal_pertama_first_quarter"> <span class="lwptoc_item_number">2.3</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase kuartal pertama (first quarter)</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_waxing_gibbous"> <span class="lwptoc_item_number">2.4</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase waxing gibbous</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_bulan_purnama_full_moon"> <span class="lwptoc_item_number">2.5</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase bulan purnama (full moon)</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_wanning_gibbous"> <span class="lwptoc_item_number">2.6</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase wanning gibbous</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_kuartal_ketiga_third_quarter"> <span class="lwptoc_item_number">2.7</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase kuartal ketiga (third quarter)</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_bulan_sabit_tua_wanning_crescent"> <span class="lwptoc_item_number">2.8</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase bulan sabit tua (wanning crescent)</span> </a> </div></div></div></div></div> </div></div><h2 style="text-align: justify;"><span id="Pengertian_Fase_Bulan"><strong>Pengertian Fase Bulan</strong></span></h2> <p style="text-align: justify;">Fase bulan adalah sebuah fase perubahan bentuk bulan yang sering berubah-ubah jika dilihat dari bumi. Perubahan fase bulan tergantung dari posisi bulan terhadap matahari jika dilihat dari bumi. Bulan merupakan satelit alami bumi yang tidak memiliki cahaya sendiri. Cahaya yang terlihat pada bulan ketika malam hari merupakan akibat permukaan bulan memantulkan sinar matahari. Karena hal inilah, kita sering melihat bulan berubah-ubah bentuk. Perubahan tersebut akibat cahaya matahari dan bayangan yang dihasilkan oleh posisi matahari, bumi dan bulan yang menyebabkan sebagaian permukaan bulan terlihat gelap.</p> <p style="text-align: justify;">Fase bulan terdiri dari 8 fase utama, yaitu fase bulan baru atau new moon, fase bulan sabit awal atau waxing crescent, fase kuartal pertama atau pertama quarter, fase waxing gibbous, fase bulan purnama atau full moon, fase wanning gibbous, dan fase kuartal ketiga atau third quarter hingga fase bulan sabit tua atau wanning crescent dan akan kembali ke fase bulan baru. Lebih lengkapnya dibawah ini penjelasan fase fase bulan.</p> <p><strong>Baca Juga : <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bintang">Pengertian Bintang dan Penjelasannya</a></strong></p> <h2 style="text-align: justify;"><span id="Fase_Fase_Bulan"><strong>Fase Fase Bulan</strong></span></h2> <p style="text-align: justify;">Sebelum membahas tentang fase fase bulan, sebaiknya kita bahas terlebih dahulu tentang istilah dalam fase bulan, yaitu<strong> Wanning dan Waxing.</strong></p> <ul style="text-align: justify;"> <li><strong>Wanning</strong> merupakan istilah yang digunakan untuk menandakan permukaan bulan semakin kecil. Hal ini karena bulan sedang bergerak ke arah barat menuju matahari sehingga permukaan bulan terlihat semakin berkurang.</li> <li><strong>Waxing</strong> merupakan istilah yang menandakan permukaan bulan terlihat semakin besar akibat bulan tengah bergerak menjauhi matahari.</li> </ul> <p style="text-align: justify;"><strong>Berikut ini fase fase bulan dan penjelasannya:</strong></p> <h3 style="text-align: justify;"><span id="Fase_bulan_baru_New_Moon"><strong>Fase bulan baru (New Moon)</strong></span></h3> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1761" data-lazy-sizes="(max-width: 941px) 100vw, 941px" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/1-Fase-bulan-baru-New-Moon.jpg" data-lazy-srcset="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/1-Fase-bulan-baru-New-Moon.jpg 941w, https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/1-Fase-bulan-baru-New-Moon-768x111.jpg 768w" decoding="async" height="136" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20941%20136'%3E%3C/svg%3E" width="941"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1761" decoding="async" height="136" sizes="(max-width: 941px) 100vw, 941px" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/1-Fase-bulan-baru-New-Moon.jpg" srcset="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/1-Fase-bulan-baru-New-Moon.jpg 941w, https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/1-Fase-bulan-baru-New-Moon-768x111.jpg 768w" width="941"/></noscript></p> <p style="text-align: justify;">Fase bulan baru (New Moon) adalah fase bulan berkonjungsi dengan bumi dan matahari. Konjungsi merupakan posisi bulan searah dengan matahari. Di fase bulan baru, bulan tidak terkena cahaya matahari sama sekali dan terlihat hilang. Hal ini karena posisi bulan terletak searah dengan matahari sehingga permukaan bulan yang menghadap bumi tidak terkena cahaya matahari sama sekali. Pada fase bulan baru juga memungkinkan terjadinya gerhana matahari.</p> <p><strong>Baca Juga :</strong> <strong><a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-astronomi">Pengertian dan Cabang Ilmu Astronomi</a></strong></p> <h3 style="text-align: justify;"><span id="Fase_bulan_sabit_awal_Waxing_Cresent"><strong>Fase bulan sabit awal (Waxing Cresent)</strong></span></h3> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1762" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/2-Fase-bulan-sabit-awal-Waxing-Cresent.jpg" decoding="async" height="470" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20484%20470'%3E%3C/svg%3E" width="484"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1762" decoding="async" height="470" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/2-Fase-bulan-sabit-awal-Waxing-Cresent.jpg" width="484"/></noscript></p> <p style="text-align: justify;">Fase bulan sabit awal (Waxing Cresent) merupakan fase bulan bergerak meninggalkan titik atau posisi konjungsinya dengan matahari. Pada fase ini, bagian bulan yang terkena cahaya matahari hanya kurang dari setengahnya sehingga fase bulan ini terlihat menyerupai bentuk seperti sabit.</p> <h3 style="text-align: justify;"><span id="Fase_kuartal_pertama_first_quarter"><strong>Fase kuartal pertama (first quarter)</strong></span></h3> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1763" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/3-Fase-kuartal-pertama-first-quarter.jpg" decoding="async" height="412" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20472%20412'%3E%3C/svg%3E" width="472"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1763" decoding="async" height="412" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/3-Fase-kuartal-pertama-first-quarter.jpg" width="472"/></noscript></p> <p style="text-align: justify;">Fase kuartal pertama (first quarter) merupakan fase bulan ketika posisi bulan, bumi dan matahari membentuk sudut 90 derajat. Pada fase ini, posisi permukaan bulan yang memantulkan cahaya matahari adalah setengah dari seluruh permukaan bulan yang menghadap bumi. Pada fase bulan kuartal pertama, bulan berbentuk setengah lingkaran.</p> <p><strong>Baca Juga :</strong> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/sistem-tata-surya"><b>Sistem Tata Suya, Planet dan Benda Langit</b> </a></p> <h3 style="text-align: justify;"><span id="Fase_waxing_gibbous"><strong>Fase waxing gibbous</strong></span></h3> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1764" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/4-Fase-waxing-gibbous.jpg" decoding="async" height="345" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20424%20345'%3E%3C/svg%3E" width="424"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1764" decoding="async" height="345" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/4-Fase-waxing-gibbous.jpg" width="424"/></noscript></p> <p style="text-align: justify;">Fase waxing gibbous merupakan fase ketika permukaan bulan terlihat 3/4 atau lebih dari permukaan yang menghadap bumi. Di fase ini, bulan terlihat cembung dan hampir bulat sempurna. Hal ini karena posisi bulan mulai meninggalkan posisi 90 derajat yang semula dan kini berada sedikit di belakang bumi.</p> <h3 style="text-align: justify;"><span id="Fase_bulan_purnama_full_moon"><strong>Fase bulan purnama (full moon)</strong></span></h3> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1765" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/5-Fase-bulan-purnama-full-moon.jpg" decoding="async" height="413" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20493%20413'%3E%3C/svg%3E" width="493"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1765" decoding="async" height="413" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/5-Fase-bulan-purnama-full-moon.jpg" width="493"/></noscript></p> <p style="text-align: justify;">Fase bulan purnama (full moon) adalah fase ketika bulan terlihat bulat sempurna karena seluruh permukaan bulan yang menghadap bumi mendapatkan sinar matahari. Hal ini karena bulan ada di posisi oposisi, yaitu kedudukan bulan berlawanan dengan arah matahari. Di fase ini bulan akan terbit saat matahari terbenam dan terbenam ketika matahari terbit.</p> <p><strong>Baca Juga : <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/rasi-bintang">Pengertian dan Macam Macam Rasi Bintang</a></strong></p> <h3 style="text-align: justify;"><span id="Fase_wanning_gibbous"><strong>Fase wanning gibbous</strong></span></h3> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1766" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/6-Fase-wanning-gibbous.jpg" decoding="async" height="375" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20396%20375'%3E%3C/svg%3E" width="396"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1766" decoding="async" height="375" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/6-Fase-wanning-gibbous.jpg" width="396"/></noscript></p> <p style="text-align: justify;">Fase wanning gibbous yaitu fase bulan bergerak ke arah barat meninggalkan posisi oposisi dengan matahari dan akan memasuki fase wanning gibbous. Mirip dengan fase waxing gibbous, bedanya hanya terletak pada kata wanning, yaitu permukaan bulan perlahan-lahan akan semakin mengecil.</p> <h3 style="text-align: justify;"><span id="Fase_kuartal_ketiga_third_quarter">Fase kuartal ketiga (third quarter)</span></h3> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1767" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/7-Fase-kuartal-ketiga-third-quarter.jpg" decoding="async" height="457" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20493%20457'%3E%3C/svg%3E" width="493"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1767" decoding="async" height="457" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/7-Fase-kuartal-ketiga-third-quarter.jpg" width="493"/></noscript> </p><div class="79fff71c85d9799d156904464a2384e0" data-index="2" style="float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;"> <script async="" src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- large 336 --> <ins class="adsbygoogle" data-ad-client="ca-pub-8239077929648620" data-ad-slot="5824936595" style="display:inline-block;width:336px;height:280px"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script> </div> <p style="text-align: justify;">Fase wanning gibbous mirip dengan fase kuartal pertama, yaitu bulan, bumi dan matahari berada di posisi 90 derajat. Karena itulah bulan terlihat seperti setengah lingkaran.</p> <h3 style="text-align: justify;"><span id="Fase_bulan_sabit_tua_wanning_crescent"><strong>Fase bulan sabit tua (wanning crescent)</strong></span></h3> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1768" data-lazy-sizes="(max-width: 433px) 100vw, 433px" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/8-Fase-bulan-sabit-tua-wanning-crescent.jpg" data-lazy-srcset="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/8-Fase-bulan-sabit-tua-wanning-crescent.jpg 433w, https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/8-Fase-bulan-sabit-tua-wanning-crescent-60x60.jpg 60w" decoding="async" height="440" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20433%20440'%3E%3C/svg%3E" width="433"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1768" decoding="async" height="440" sizes="(max-width: 433px) 100vw, 433px" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/8-Fase-bulan-sabit-tua-wanning-crescent.jpg" srcset="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/8-Fase-bulan-sabit-tua-wanning-crescent.jpg 433w, https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/8-Fase-bulan-sabit-tua-wanning-crescent-60x60.jpg 60w" width="433"/></noscript></p> <p style="text-align: justify;">Fase bulan sabit tua (wanning crescent) adalah fase terakhir sebelum bulan kembali pada fase bulan baru atau full moon. Di fase ini, bentuk bulan mirip fase bulan sabit awal atau waxing crescent. Bedanya hanya terletak pada kata Wanning, yaitu permukaan bulan yang disinari cahaya matahari akan semakin berkurang sehingga permukaan bulan terlihat semakin kecil sebelum akhirnya menghilang sepenuhnya dan mencapai fase bulan baru.</p> <p style="text-align: justify;">Demikian artikel mengenai <strong><a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan">Pengertian dan Fase Fase Bulan</a>. </strong>Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda mengenai pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.</p> <div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div><div class="idblog-banner-aftercontent idblog-center-ads"><script async="" src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- medium --> <ins class="adsbygoogle" data-ad-client="ca-pub-8239077929648620" data-ad-slot="5121694599" style="display:inline-block;width:300px;height:250px"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script></div>

Fase Fase Bulan dan Pengertiannya Lengkap dengan Penjelasan dan Gambarnya Sering kita melihat bul...

https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/

#Astronomi #5 #fase #bulan #fase #bulan #2020 #fase #bulan #cembung #fase

Event Attributes

0 0 0 0
Preview
Fase Fase Bulan dan Pengertiannya Lengkap dengan Penjelasan dan Gambarnya <div class="idblog-banner-beforecontent idblog-center-ads"><script async="" src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- medium --> <ins class="adsbygoogle" data-ad-client="ca-pub-8239077929648620" data-ad-slot="5121694599" style="display:inline-block;width:300px;height:250px"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script></div><p style="text-align: justify;">Sering kita melihat bulan terlihat berubah bentuk, bahkan ada yang tidak terlihat sama sekali. Perubahan yang terjadi pada bulan tersebut akibat adanya fase bulan.</p> <p style="text-align: justify;">Fase bulan terjadi akibat adanya revolusi bulan. Revolusi bulan adalah pergerakkan terhadap bumi yang berada pada orbit berbentuk lingkaran yang mengitari bumi. Biasanya revolusi bulan menghabiskan rata-rata 27 hari dimana bulan bergerak sekitar 13 derajat perharinya. Revolusi bulan tersebut merupakan penyebab terjadinya fase bulan.</p> <p style="text-align: justify;">Lalu apa itu fase bulan? untuk mengetahui lebih lengkap tentang fase bulan, berikut ini kita akan membahas tentang pengertian fase bulan dan jenis fase fase bulan dengan penjelasannya.</p> <p><strong>Baca Juga : <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bulan">Pengertian dan Struktur Bulan</a></strong></p><div class="79fff71c85d9799d156904464a2384e0" data-index="4" style="float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;"> <script async="" src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- responsive link --> <ins class="adsbygoogle" data-ad-client="ca-pub-8239077929648620" data-ad-format="link" data-ad-slot="4069001796" style="display:block"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script> </div> <div class="lwptoc lwptoc-autoWidth lwptoc-baseItems lwptoc-light lwptoc-notInherit" data-smooth-scroll="1" data-smooth-scroll-offset="24"><div class="lwptoc_i"> <div class="lwptoc_header"> <b class="lwptoc_title">Contents</b> <span class="lwptoc_toggle"> <a class="lwptoc_toggle_label" data-label="show" href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/">hide</a> </span> </div> <div class="lwptoc_items lwptoc_items-visible"> <div class="lwptoc_itemWrap"><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Pengertian_Fase_Bulan"> <span class="lwptoc_item_number">1</span> <span class="lwptoc_item_label">Pengertian Fase Bulan</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_Fase_Bulan"> <span class="lwptoc_item_number">2</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase Fase Bulan</span> </a> <div class="lwptoc_itemWrap"><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_bulan_baru_New_Moon"> <span class="lwptoc_item_number">2.1</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase bulan baru (New Moon)</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_bulan_sabit_awal_Waxing_Cresent"> <span class="lwptoc_item_number">2.2</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase bulan sabit awal (Waxing Cresent)</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_kuartal_pertama_first_quarter"> <span class="lwptoc_item_number">2.3</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase kuartal pertama (first quarter)</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_waxing_gibbous"> <span class="lwptoc_item_number">2.4</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase waxing gibbous</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_bulan_purnama_full_moon"> <span class="lwptoc_item_number">2.5</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase bulan purnama (full moon)</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_wanning_gibbous"> <span class="lwptoc_item_number">2.6</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase wanning gibbous</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_kuartal_ketiga_third_quarter"> <span class="lwptoc_item_number">2.7</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase kuartal ketiga (third quarter)</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/#Fase_bulan_sabit_tua_wanning_crescent"> <span class="lwptoc_item_number">2.8</span> <span class="lwptoc_item_label">Fase bulan sabit tua (wanning crescent)</span> </a> </div></div></div></div></div> </div></div><h2 style="text-align: justify;"><span id="Pengertian_Fase_Bulan"><strong>Pengertian Fase Bulan</strong></span></h2> <p style="text-align: justify;">Fase bulan adalah sebuah fase perubahan bentuk bulan yang sering berubah-ubah jika dilihat dari bumi. Perubahan fase bulan tergantung dari posisi bulan terhadap matahari jika dilihat dari bumi. Bulan merupakan satelit alami bumi yang tidak memiliki cahaya sendiri. Cahaya yang terlihat pada bulan ketika malam hari merupakan akibat permukaan bulan memantulkan sinar matahari. Karena hal inilah, kita sering melihat bulan berubah-ubah bentuk. Perubahan tersebut akibat cahaya matahari dan bayangan yang dihasilkan oleh posisi matahari, bumi dan bulan yang menyebabkan sebagaian permukaan bulan terlihat gelap.</p> <p style="text-align: justify;">Fase bulan terdiri dari 8 fase utama, yaitu fase bulan baru atau new moon, fase bulan sabit awal atau waxing crescent, fase kuartal pertama atau pertama quarter, fase waxing gibbous, fase bulan purnama atau full moon, fase wanning gibbous, dan fase kuartal ketiga atau third quarter hingga fase bulan sabit tua atau wanning crescent dan akan kembali ke fase bulan baru. Lebih lengkapnya dibawah ini penjelasan fase fase bulan.</p> <p><strong>Baca Juga : <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bintang">Pengertian Bintang dan Penjelasannya</a></strong></p> <h2 style="text-align: justify;"><span id="Fase_Fase_Bulan"><strong>Fase Fase Bulan</strong></span></h2> <p style="text-align: justify;">Sebelum membahas tentang fase fase bulan, sebaiknya kita bahas terlebih dahulu tentang istilah dalam fase bulan, yaitu<strong> Wanning dan Waxing.</strong></p> <ul style="text-align: justify;"> <li><strong>Wanning</strong> merupakan istilah yang digunakan untuk menandakan permukaan bulan semakin kecil. Hal ini karena bulan sedang bergerak ke arah barat menuju matahari sehingga permukaan bulan terlihat semakin berkurang.</li> <li><strong>Waxing</strong> merupakan istilah yang menandakan permukaan bulan terlihat semakin besar akibat bulan tengah bergerak menjauhi matahari.</li> </ul> <p style="text-align: justify;"><strong>Berikut ini fase fase bulan dan penjelasannya:</strong></p> <h3 style="text-align: justify;"><span id="Fase_bulan_baru_New_Moon"><strong>Fase bulan baru (New Moon)</strong></span></h3> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1761" data-lazy-sizes="(max-width: 941px) 100vw, 941px" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/1-Fase-bulan-baru-New-Moon.jpg" data-lazy-srcset="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/1-Fase-bulan-baru-New-Moon.jpg 941w, https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/1-Fase-bulan-baru-New-Moon-768x111.jpg 768w" decoding="async" height="136" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20941%20136'%3E%3C/svg%3E" width="941"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1761" decoding="async" height="136" sizes="(max-width: 941px) 100vw, 941px" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/1-Fase-bulan-baru-New-Moon.jpg" srcset="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/1-Fase-bulan-baru-New-Moon.jpg 941w, https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/1-Fase-bulan-baru-New-Moon-768x111.jpg 768w" width="941"/></noscript></p> <p style="text-align: justify;">Fase bulan baru (New Moon) adalah fase bulan berkonjungsi dengan bumi dan matahari. Konjungsi merupakan posisi bulan searah dengan matahari. Di fase bulan baru, bulan tidak terkena cahaya matahari sama sekali dan terlihat hilang. Hal ini karena posisi bulan terletak searah dengan matahari sehingga permukaan bulan yang menghadap bumi tidak terkena cahaya matahari sama sekali. Pada fase bulan baru juga memungkinkan terjadinya gerhana matahari.</p> <p><strong>Baca Juga :</strong> <strong><a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-astronomi">Pengertian dan Cabang Ilmu Astronomi</a></strong></p> <h3 style="text-align: justify;"><span id="Fase_bulan_sabit_awal_Waxing_Cresent"><strong>Fase bulan sabit awal (Waxing Cresent)</strong></span></h3> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1762" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/2-Fase-bulan-sabit-awal-Waxing-Cresent.jpg" decoding="async" height="470" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20484%20470'%3E%3C/svg%3E" width="484"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1762" decoding="async" height="470" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/2-Fase-bulan-sabit-awal-Waxing-Cresent.jpg" width="484"/></noscript></p> <p style="text-align: justify;">Fase bulan sabit awal (Waxing Cresent) merupakan fase bulan bergerak meninggalkan titik atau posisi konjungsinya dengan matahari. Pada fase ini, bagian bulan yang terkena cahaya matahari hanya kurang dari setengahnya sehingga fase bulan ini terlihat menyerupai bentuk seperti sabit.</p> <h3 style="text-align: justify;"><span id="Fase_kuartal_pertama_first_quarter"><strong>Fase kuartal pertama (first quarter)</strong></span></h3> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1763" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/3-Fase-kuartal-pertama-first-quarter.jpg" decoding="async" height="412" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20472%20412'%3E%3C/svg%3E" width="472"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1763" decoding="async" height="412" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/3-Fase-kuartal-pertama-first-quarter.jpg" width="472"/></noscript></p> <p style="text-align: justify;">Fase kuartal pertama (first quarter) merupakan fase bulan ketika posisi bulan, bumi dan matahari membentuk sudut 90 derajat. Pada fase ini, posisi permukaan bulan yang memantulkan cahaya matahari adalah setengah dari seluruh permukaan bulan yang menghadap bumi. Pada fase bulan kuartal pertama, bulan berbentuk setengah lingkaran.</p> <p><strong>Baca Juga :</strong> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/sistem-tata-surya"><b>Sistem Tata Suya, Planet dan Benda Langit</b> </a></p> <h3 style="text-align: justify;"><span id="Fase_waxing_gibbous"><strong>Fase waxing gibbous</strong></span></h3> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1764" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/4-Fase-waxing-gibbous.jpg" decoding="async" height="345" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20424%20345'%3E%3C/svg%3E" width="424"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1764" decoding="async" height="345" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/4-Fase-waxing-gibbous.jpg" width="424"/></noscript></p> <p style="text-align: justify;">Fase waxing gibbous merupakan fase ketika permukaan bulan terlihat 3/4 atau lebih dari permukaan yang menghadap bumi. Di fase ini, bulan terlihat cembung dan hampir bulat sempurna. Hal ini karena posisi bulan mulai meninggalkan posisi 90 derajat yang semula dan kini berada sedikit di belakang bumi.</p> <h3 style="text-align: justify;"><span id="Fase_bulan_purnama_full_moon"><strong>Fase bulan purnama (full moon)</strong></span></h3> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1765" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/5-Fase-bulan-purnama-full-moon.jpg" decoding="async" height="413" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20493%20413'%3E%3C/svg%3E" width="493"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1765" decoding="async" height="413" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/5-Fase-bulan-purnama-full-moon.jpg" width="493"/></noscript></p> <p style="text-align: justify;">Fase bulan purnama (full moon) adalah fase ketika bulan terlihat bulat sempurna karena seluruh permukaan bulan yang menghadap bumi mendapatkan sinar matahari. Hal ini karena bulan ada di posisi oposisi, yaitu kedudukan bulan berlawanan dengan arah matahari. Di fase ini bulan akan terbit saat matahari terbenam dan terbenam ketika matahari terbit.</p> <p><strong>Baca Juga : <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/rasi-bintang">Pengertian dan Macam Macam Rasi Bintang</a></strong></p> <h3 style="text-align: justify;"><span id="Fase_wanning_gibbous"><strong>Fase wanning gibbous</strong></span></h3> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1766" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/6-Fase-wanning-gibbous.jpg" decoding="async" height="375" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20396%20375'%3E%3C/svg%3E" width="396"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1766" decoding="async" height="375" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/6-Fase-wanning-gibbous.jpg" width="396"/></noscript></p> <p style="text-align: justify;">Fase wanning gibbous yaitu fase bulan bergerak ke arah barat meninggalkan posisi oposisi dengan matahari dan akan memasuki fase wanning gibbous. Mirip dengan fase waxing gibbous, bedanya hanya terletak pada kata wanning, yaitu permukaan bulan perlahan-lahan akan semakin mengecil.</p> <h3 style="text-align: justify;"><span id="Fase_kuartal_ketiga_third_quarter">Fase kuartal ketiga (third quarter)</span></h3> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1767" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/7-Fase-kuartal-ketiga-third-quarter.jpg" decoding="async" height="457" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20493%20457'%3E%3C/svg%3E" width="493"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1767" decoding="async" height="457" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/7-Fase-kuartal-ketiga-third-quarter.jpg" width="493"/></noscript> </p><div class="79fff71c85d9799d156904464a2384e0" data-index="2" style="float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;"> <script async="" src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- large 336 --> <ins class="adsbygoogle" data-ad-client="ca-pub-8239077929648620" data-ad-slot="5824936595" style="display:inline-block;width:336px;height:280px"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script> </div> <p style="text-align: justify;">Fase wanning gibbous mirip dengan fase kuartal pertama, yaitu bulan, bumi dan matahari berada di posisi 90 derajat. Karena itulah bulan terlihat seperti setengah lingkaran.</p> <h3 style="text-align: justify;"><span id="Fase_bulan_sabit_tua_wanning_crescent"><strong>Fase bulan sabit tua (wanning crescent)</strong></span></h3> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1768" data-lazy-sizes="(max-width: 433px) 100vw, 433px" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/8-Fase-bulan-sabit-tua-wanning-crescent.jpg" data-lazy-srcset="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/8-Fase-bulan-sabit-tua-wanning-crescent.jpg 433w, https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/8-Fase-bulan-sabit-tua-wanning-crescent-60x60.jpg 60w" decoding="async" height="440" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20433%20440'%3E%3C/svg%3E" width="433"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1768" decoding="async" height="440" sizes="(max-width: 433px) 100vw, 433px" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/8-Fase-bulan-sabit-tua-wanning-crescent.jpg" srcset="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/8-Fase-bulan-sabit-tua-wanning-crescent.jpg 433w, https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/8-Fase-bulan-sabit-tua-wanning-crescent-60x60.jpg 60w" width="433"/></noscript></p> <p style="text-align: justify;">Fase bulan sabit tua (wanning crescent) adalah fase terakhir sebelum bulan kembali pada fase bulan baru atau full moon. Di fase ini, bentuk bulan mirip fase bulan sabit awal atau waxing crescent. Bedanya hanya terletak pada kata Wanning, yaitu permukaan bulan yang disinari cahaya matahari akan semakin berkurang sehingga permukaan bulan terlihat semakin kecil sebelum akhirnya menghilang sepenuhnya dan mencapai fase bulan baru.</p> <p style="text-align: justify;">Demikian artikel mengenai <strong><a href="https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan">Pengertian dan Fase Fase Bulan</a>. </strong>Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda mengenai pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.</p> <div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div><div class="idblog-banner-aftercontent idblog-center-ads"><script async="" src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- medium --> <ins class="adsbygoogle" data-ad-client="ca-pub-8239077929648620" data-ad-slot="5121694599" style="display:inline-block;width:300px;height:250px"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script></div>

Fase Fase Bulan dan Pengertiannya Lengkap dengan Penjelasan dan Gambarnya Sering kita melihat bul...

https://ipa.pelajaran.co.id/fase-fase-bulan/

#Astronomi #5 #fase #bulan #fase #bulan #2020 #fase #bulan #cembung #fase

Event Attributes

0 0 0 0
Preview
Bulan – Pengertian, Struktur dan Karakteristik Bulan dengan Penjelasan Terlengkap <div class="idblog-banner-beforecontent idblog-center-ads"><script async="" src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- medium --> <ins class="adsbygoogle" data-ad-client="ca-pub-8239077929648620" data-ad-slot="5121694599" style="display:inline-block;width:300px;height:250px"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script></div><p style="text-align: justify;">Bulan merupakan benda langit yang terlihat memancarkan cahaya. Meskipun memancarkan cahaya, bulan tidak termasuk bintang. Untuk mengetahui lebih jelas tentang bulan, berikut ini kami akan menjelaskan secara lengkap tentang bulan, meliputi pengertian bulan, struktur bagian bulan dan karakteristik bulan dengan penjelasannya.</p> <p><strong>Baca Juga : <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/rasi-bintang">Pengertian dan Macam Macam Rasi Bintang</a></strong></p> <div class="lwptoc lwptoc-autoWidth lwptoc-baseItems lwptoc-light lwptoc-notInherit" data-smooth-scroll="1" data-smooth-scroll-offset="24"><div class="lwptoc_i"> <div class="lwptoc_header"> <b class="lwptoc_title">Contents</b> <span class="lwptoc_toggle"> <a class="lwptoc_toggle_label" data-label="show" href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bulan/">hide</a> </span> </div> <div class="lwptoc_items lwptoc_items-visible"> <div class="lwptoc_itemWrap"><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bulan/#Pengertian_Bulan"> <span class="lwptoc_item_number">1</span> <span class="lwptoc_item_label">Pengertian Bulan</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bulan/#Struktur_Bagian_Bulan"> <span class="lwptoc_item_number">2</span> <span class="lwptoc_item_label">Struktur Bagian Bulan</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bulan/#Karakteristik_Bulan"> <span class="lwptoc_item_number">3</span> <span class="lwptoc_item_label">Karakteristik Bulan</span> </a> </div></div></div> </div></div><h2 style="text-align: justify;"><span id="Pengertian_Bulan"><strong>Pengertian Bulan</strong></span></h2> <p style="text-align: justify;">Secara sederhana, bulan adalah benda langit yang bergerak mengelilingi planet bumi sesuai dengan garis orbit, yang disebut sebagai satelit bumi. Bulan merupakan satu-satunya satelit bumi.</p> <p style="text-align: justify;">Jarak Bumi ke Bulan rata-rata sekitar 383.000 km. Sama seperti Bumi, Bulan juga melakukan pergerakan revolusi terhadap BUmi dan Matahari.</p><div class="79fff71c85d9799d156904464a2384e0" data-index="4" style="float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;"> <script async="" src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- responsive link --> <ins class="adsbygoogle" data-ad-client="ca-pub-8239077929648620" data-ad-format="link" data-ad-slot="4069001796" style="display:block"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script> </div> <p style="text-align: justify;">Meskipun dapat memancarkan cahaya dan dianggap sebagai bintang, bulan bukanlah termasuk sebagai bintang. Cahaya tersebut merupakan berasal dari Bulan. Bulan hanya meneruskan cahaya dari bintang-bintang dan disebut sebagai bintang semu.</p> <p><strong>Baca Juga :</strong> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/sistem-tata-surya"><b>Sistem Tata Suya, Planet dan Benda Langit</b> </a></p> <h2 style="text-align: justify;"><span id="Struktur_Bagian_Bulan"><strong>Struktur Bagian Bulan</strong></span></h2> <p style="text-align: justify;">Jika diamati menggunakan mata telanjang, Bulan berbentuk bulat. Bulan terdiri dari beberapa struktur bagian yang dijelaskan berikut ini:</p> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1756" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/struktur-bulan.png" decoding="async" height="275" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20300%20275'%3E%3C/svg%3E" width="300"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1756" decoding="async" height="275" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/struktur-bulan.png" width="300"/></noscript></p> <p style="text-align: justify;"><strong>Kerak Bulan (Crust)</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kerak bulan adalah bagian terluar dari bulan yang berfungsi sebagai pelindung bagian dalam bulan. Kerak bulan bersifat anortosit yang terbentuk dari batuan beku fanetik dengan ketebalan rata-rata 50km.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Mantel Bulan</strong></p> <p style="text-align: justify;">Mantel bulan terletak dibawah kerak bumi yang berfungsi melindungi bagian inti Bulan. Lapisan mantel bulan bermanfaat untuk mencegah Bulan jarang mengalami gempa. Hal ini karena mantel bulan memiliki bentuk padat sehingga mencegah terjadinya arus konveksi.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Inti Bulan</strong></p> <p style="text-align: justify;">Struktur inti bulan memiliki lebar sekitar 240 Km yang dikelilingi oleh lapisan yang bersifat cair (90 km) dan lapisan lembek (150 km).</p> <p style="text-align: justify;">Bagian inti bulan memiliki komposisi yang belum dipastikan, namun terdapat dugaan jika bagian inti bulan memiliki beberapa unsur seperti nikel, besi metalik dan sulfur.</p> <p><strong>Baca Juga :</strong> <strong><a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-astronomi">Pengertian dan Cabang Ilmu Astronomi</a></strong></p> <h2 style="text-align: justify;"><span id="Karakteristik_Bulan"><strong>Karakteristik Bulan</strong></span></h2> <p style="text-align: justify;">Bulan memiliki karakteristik yang membedakannya dengan benda langit lainnya. Berikut ini beberapa karakteristik yang dimiliki bulan, antara lain:</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Ukuran Bulan</strong><br/> Bulan memiliki diameter berukuran 3.744,2 km dengan massa yang dimiliki Bulan sama dengan 1/8kali dari massa Bumi, yaitu 7,3477 × 1022 kg.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Pergerakan Bulan</strong><br/> Bulan melakukan pergerakkan rotasi dan revolusi terhadap bumi. Bulan melakukan rotasi yang berlangsung selama 27,3 hari dalam satu periode putaran dengan kemiringan 88,5 derajat. Sedangkan revolusi bulan berlangsung dalam waktu yang sama dengan kala rotasinya.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Permukaan Bulan</strong><br/> Bulan memiliki permukaan struktur yang tidak rata yang terdiri dari bukit-bukit dan kawah-kawah. Kawah-kawah tersebut terbentuk akibat adanya hujan meteor.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Tidak Memiliki Atmosfer</strong><br/> Bulan tidak memiliki atmosfer yang menyebabkan permukaan bulan menjadi berkawah akibat hujan meteor. Bulan tidak memiliki amosfer karena bagian dalam bulan terlalu dingin untuk terjadinya aktivitas vulkanik sehingga tidak menghasilkan gas pembentuk atmosfer.</p> <p><strong>Baca Juga : <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bintang">Pengertian Bintang dan Penjelasannya</a></strong></p> <p style="text-align: justify;">Demikian artikel mengenai <strong><a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bulan">Pengertian dan Struktur Bulan</a>. </strong>Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda mengenai pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.</p> <div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div><div class="idblog-banner-aftercontent idblog-center-ads"><script async="" src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- medium --> <ins class="adsbygoogle" data-ad-client="ca-pub-8239077929648620" data-ad-slot="5121694599" style="display:inline-block;width:300px;height:250px"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script></div>

Bulan – Pengertian, Struktur dan Karakteristik Bulan dengan Penjelasan Terlengkap Bulan merupak...

https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bulan/

#Astronomi #bulan #purnama #ciri #ciri #bulan #fase #bulan #kondisi #bulan #manfaat

Event Attributes

0 0 0 0
Preview
Bulan – Pengertian, Struktur dan Karakteristik Bulan dengan Penjelasan Terlengkap <div class="idblog-banner-beforecontent idblog-center-ads"><script async="" src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- medium --> <ins class="adsbygoogle" data-ad-client="ca-pub-8239077929648620" data-ad-slot="5121694599" style="display:inline-block;width:300px;height:250px"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script></div><p style="text-align: justify;">Bulan merupakan benda langit yang terlihat memancarkan cahaya. Meskipun memancarkan cahaya, bulan tidak termasuk bintang. Untuk mengetahui lebih jelas tentang bulan, berikut ini kami akan menjelaskan secara lengkap tentang bulan, meliputi pengertian bulan, struktur bagian bulan dan karakteristik bulan dengan penjelasannya.</p> <p><strong>Baca Juga : <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/rasi-bintang">Pengertian dan Macam Macam Rasi Bintang</a></strong></p> <div class="lwptoc lwptoc-autoWidth lwptoc-baseItems lwptoc-light lwptoc-notInherit" data-smooth-scroll="1" data-smooth-scroll-offset="24"><div class="lwptoc_i"> <div class="lwptoc_header"> <b class="lwptoc_title">Contents</b> <span class="lwptoc_toggle"> <a class="lwptoc_toggle_label" data-label="show" href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bulan/">hide</a> </span> </div> <div class="lwptoc_items lwptoc_items-visible"> <div class="lwptoc_itemWrap"><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bulan/#Pengertian_Bulan"> <span class="lwptoc_item_number">1</span> <span class="lwptoc_item_label">Pengertian Bulan</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bulan/#Struktur_Bagian_Bulan"> <span class="lwptoc_item_number">2</span> <span class="lwptoc_item_label">Struktur Bagian Bulan</span> </a> </div><div class="lwptoc_item"> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bulan/#Karakteristik_Bulan"> <span class="lwptoc_item_number">3</span> <span class="lwptoc_item_label">Karakteristik Bulan</span> </a> </div></div></div> </div></div><h2 style="text-align: justify;"><span id="Pengertian_Bulan"><strong>Pengertian Bulan</strong></span></h2> <p style="text-align: justify;">Secara sederhana, bulan adalah benda langit yang bergerak mengelilingi planet bumi sesuai dengan garis orbit, yang disebut sebagai satelit bumi. Bulan merupakan satu-satunya satelit bumi.</p> <p style="text-align: justify;">Jarak Bumi ke Bulan rata-rata sekitar 383.000 km. Sama seperti Bumi, Bulan juga melakukan pergerakan revolusi terhadap BUmi dan Matahari.</p><div class="79fff71c85d9799d156904464a2384e0" data-index="4" style="float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;"> <script async="" src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- responsive link --> <ins class="adsbygoogle" data-ad-client="ca-pub-8239077929648620" data-ad-format="link" data-ad-slot="4069001796" style="display:block"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script> </div> <p style="text-align: justify;">Meskipun dapat memancarkan cahaya dan dianggap sebagai bintang, bulan bukanlah termasuk sebagai bintang. Cahaya tersebut merupakan berasal dari Bulan. Bulan hanya meneruskan cahaya dari bintang-bintang dan disebut sebagai bintang semu.</p> <p><strong>Baca Juga :</strong> <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/sistem-tata-surya"><b>Sistem Tata Suya, Planet dan Benda Langit</b> </a></p> <h2 style="text-align: justify;"><span id="Struktur_Bagian_Bulan"><strong>Struktur Bagian Bulan</strong></span></h2> <p style="text-align: justify;">Jika diamati menggunakan mata telanjang, Bulan berbentuk bulat. Bulan terdiri dari beberapa struktur bagian yang dijelaskan berikut ini:</p> <p><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1756" data-lazy-src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/struktur-bulan.png" decoding="async" height="275" src="data:image/svg+xml,%3Csvg%20xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%20viewBox='0%200%20300%20275'%3E%3C/svg%3E" width="300"/><noscript><img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1756" decoding="async" height="275" src="https://ipa.pelajaran.co.id/wp-content/uploads/2021/01/struktur-bulan.png" width="300"/></noscript></p> <p style="text-align: justify;"><strong>Kerak Bulan (Crust)</strong></p> <p style="text-align: justify;">Kerak bulan adalah bagian terluar dari bulan yang berfungsi sebagai pelindung bagian dalam bulan. Kerak bulan bersifat anortosit yang terbentuk dari batuan beku fanetik dengan ketebalan rata-rata 50km.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Mantel Bulan</strong></p> <p style="text-align: justify;">Mantel bulan terletak dibawah kerak bumi yang berfungsi melindungi bagian inti Bulan. Lapisan mantel bulan bermanfaat untuk mencegah Bulan jarang mengalami gempa. Hal ini karena mantel bulan memiliki bentuk padat sehingga mencegah terjadinya arus konveksi.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Inti Bulan</strong></p> <p style="text-align: justify;">Struktur inti bulan memiliki lebar sekitar 240 Km yang dikelilingi oleh lapisan yang bersifat cair (90 km) dan lapisan lembek (150 km).</p> <p style="text-align: justify;">Bagian inti bulan memiliki komposisi yang belum dipastikan, namun terdapat dugaan jika bagian inti bulan memiliki beberapa unsur seperti nikel, besi metalik dan sulfur.</p> <p><strong>Baca Juga :</strong> <strong><a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-astronomi">Pengertian dan Cabang Ilmu Astronomi</a></strong></p> <h2 style="text-align: justify;"><span id="Karakteristik_Bulan"><strong>Karakteristik Bulan</strong></span></h2> <p style="text-align: justify;">Bulan memiliki karakteristik yang membedakannya dengan benda langit lainnya. Berikut ini beberapa karakteristik yang dimiliki bulan, antara lain:</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Ukuran Bulan</strong><br/> Bulan memiliki diameter berukuran 3.744,2 km dengan massa yang dimiliki Bulan sama dengan 1/8kali dari massa Bumi, yaitu 7,3477 × 1022 kg.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Pergerakan Bulan</strong><br/> Bulan melakukan pergerakkan rotasi dan revolusi terhadap bumi. Bulan melakukan rotasi yang berlangsung selama 27,3 hari dalam satu periode putaran dengan kemiringan 88,5 derajat. Sedangkan revolusi bulan berlangsung dalam waktu yang sama dengan kala rotasinya.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Permukaan Bulan</strong><br/> Bulan memiliki permukaan struktur yang tidak rata yang terdiri dari bukit-bukit dan kawah-kawah. Kawah-kawah tersebut terbentuk akibat adanya hujan meteor.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Tidak Memiliki Atmosfer</strong><br/> Bulan tidak memiliki atmosfer yang menyebabkan permukaan bulan menjadi berkawah akibat hujan meteor. Bulan tidak memiliki amosfer karena bagian dalam bulan terlalu dingin untuk terjadinya aktivitas vulkanik sehingga tidak menghasilkan gas pembentuk atmosfer.</p> <p><strong>Baca Juga : <a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bintang">Pengertian Bintang dan Penjelasannya</a></strong></p> <p style="text-align: justify;">Demikian artikel mengenai <strong><a href="https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bulan">Pengertian dan Struktur Bulan</a>. </strong>Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda mengenai pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.</p> <div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div><div class="idblog-banner-aftercontent idblog-center-ads"><script async="" src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- medium --> <ins class="adsbygoogle" data-ad-client="ca-pub-8239077929648620" data-ad-slot="5121694599" style="display:inline-block;width:300px;height:250px"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script></div>

Bulan – Pengertian, Struktur dan Karakteristik Bulan dengan Penjelasan Terlengkap Bulan merupak...

https://ipa.pelajaran.co.id/pengertian-bulan/

#Astronomi #bulan #purnama #ciri #ciri #bulan #fase #bulan #kondisi #bulan #manfaat

Event Attributes

0 0 0 0
Post image

IYKYK
#2025 #blessings #wish #spell #spellcaster #greenwitch #green #artplusmagic #PYNKpaperdolls #eARTh #earthwitch #PYNKprintNplay #witch #artwitch #PYNK #pink #hukluban #digitalmagic #digitalart #paperdoll #poppet #LNLDND #moon #BOOlan #bulan #moonmagic #moonwitch #ᜊ̩̟ #ᜊ̩̟ᜊ̩̟ᜁ

#ירח

0 0 0 0
Post image

IYKYK
#2025 #blessings #wish #spell #spellcaster #greenwitch #green #artplusmagic #PYNKpaperdolls #eARTh #earthwitch #PYNKprintNplay #witch #artwitch #PYNK #pink #hukluban #digitalmagic #digitalart #paperdoll #poppet #LNLDND #moon #BOOlan #bulan #moonmagic #moonwitch #ᜊ̩̟ #ᜊ̩̟ᜊ̩̟ᜁ

#ירח

1 0 0 0
Post image

IYKYK
#2025 #blessings #wish #spell #spellcaster #greenwitch #green #artplusmagic #PYNKpaperdolls #eARTh #earthwitch #PYNKprintNplay #witch #artwitch #PYNK #pink #hukluban #digitalmagic #digitalart #paperdoll #poppet #LNLDND #moon #BOOlan #bulan #moonmagic #moonwitch #ᜊ̩̟ #ᜊ̩̟ᜊ̩̟ᜁ

#ירח

0 0 0 0
Preview
Lyrics Lore: How Filipino Music Reimagines Folklore Filipino music has long been a powerful outlet for storytelling, with its lyrics often steeped in the country’s rich cultural history and folklore.Humming along are contemporary artists, reimagining a...

#SB19DAILY - #Mana and #Bulan were mentioned among the contemporary songs that drew inspiration from Filipino history and folklore successfully linking the past to the present.

Read Here: malikmataicommpup.wixsite.com/malikmata/po...

Source: Malikmata | via Mayen Medroso

2 0 0 0